Awal 2022, Puskesmas kepulauan Buton Selatan-Sultra bisa beroperasi thumbnail

Awal 2022, Puskesmas kepulauan Buton Selatan-Sultra bisa beroperasi

Diposting pada

Jadi yang di Siompu itu rencananya kami sebut Puskesmas Bukit Kangka, dan di Batuatas disebut Puskesmas Batuatas Barat. Mudah-mudahan yang di Batuatas itu sebelum berakhir tahun ini sudah rampung juga

Buton Selatan, Sultra Beritaku.co – Dua puskesmas baru di kepulauan Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, ditargetkan Dinas Kesehatan setempat beroperasi pada Januari 2022, menyusul progres kedua pembangunan puskesmas di Kecamatan Siompu telah rampung dikerjakan dan di Kecamatan Batuatas telah mencapai 85 persen lebih.

“Jadi yang di Siompu itu rencananya kami sebut Puskesmas Bukit Kangka, dan di Batuatas disebut Puskesmas Batuatas Barat. Mudah-mudahan yang di Batuatas itu sebelum berakhir tahun ini sudah rampung juga, sehingga Januari 2022 kedua puskesmas itu target kami sudah beroperasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Buton Selatan, La Ode Budiman, di Buton Selatan, Rabu.

Seiring berjalannya proses itu, kata dia, pihaknya juga sudah ada upaya-upaya yang dilakukan untuk kesiapan-kesiapan menuju pengoperasian puskesmas itu dengan berkoordinasi Dinas Kesehatan Provinsi Sultra untuk dilakukan visitasi.

Tentunya, kata Budiman, harapan setelah visitasi itu ada rekomendasi dari Dinkes Sultra, yang kemudian ditindaklajuti pihaknya di Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan nomor registrasi puskesmas supaya puskesmas tersebut langsung terdaftar di pusat.

“Dengan visitasi ini tahapan yang kami siapkan juga di tingkat kabupaten dan kesiapan di dua puskesmas itu adalah menyiapkan berupa tenaga atau sumber daya manusianya, dan itu sudah kami buat dan sudah saya tandatangani SK-nya tinggal penguatannya ditindaklanjuti pak bupati,” katanya.

Ia mengatakan, persiapan peresmian kedua puskesmas oleh Bupati Buton Selatan yang rencananya sebelum akhir tahun 2021 juga sudah tersedia tenaganya, peralatan kesehatannya dan lainnya. Bahkan belum lama ini peralatan kesehatan puskesmas di Batuatas sudah diperiksa oleh BPK.

“Bahkan (puskesmas) di Siompu sekarang ini sudah dibangun rumah dinas dan pagarnya juga,” kata mantan Kepala Bappeda Buton Selatan ini.

Terkait progres pembangunan puskesmas di Batuatas yang kini telah mencapai 85 persen lebih, kata dia, karena ada sedikit kendala pengiriman logistik akibat cuaca ekstrem, tetapi sebelum berakhir tahun ini puskesmas tersebut dirampungkan pengerjaannya.

Tujuan dibangunnya dua puskesmas itu, kata Budiman, sebagai upaya pemerintah untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat karena memang beberapa desa di Batuatas Barat itu terbilang jauh sekali dengan puskesmas induknya.

“Jadi ada sekitar tiga desa (di Batuatas Barat) sangat sulit mengakses layanan kesehatan dipuskesmas induknya, makanya kita bangun disitu. Demikain juga di Siompu ada empat desa disitu jauh sekali dengan induknya, sehingga tentu ini menggembirakan masyarakat kita yang ada didaerah itu,” katanya.

Dengan bertambahnya dua puskesmas rawat jalan yang dibangun dengan masing-masing anggaran sebesar Rp2,5 miliar itu,  menjadikan jumlah pusat kesehatan masyarakat yang ada didaerah pemilik pantai jodoh dan pulau ular itu sebanyak 12 puskesmas, demikian La Ode Budiman.

Baca juga: Bupati: Bandar Batauga kawasan ekonomi baru di Buton Selatan

Baca juga: Inggris dirikan industri perikanan di Buton Selatan

Baca juga: 2 meninggal, kecelakaan kapal rombongan kunjungan Bupati Buton Selatan

Baca juga: Istri Ruslan Buton meninggal dunia

Pewarta: Hernawan Wahyudono dan Yusran

Editor: Andi Jauhary

COPYRIGHT © Beritaku.co 2021